Minggu, 19 Agustus 2012

Wayangmu Merindukanmu

hallo dalang :) apakah hari-harimu indah? apakah selalu ada senyum diwajahmu saat ini? tidakah kamu merasakan ada sesuatu yang hilang? kemana wayang yang sering kamu mainkan? kemana wayang yang selalu kamu perhatikan? apakah kebahagiaanmu saat ini telah membawamu pergi begitu jauh sehingga kamu tak bisa mengingat sedikitpun tentang wayangmu ini? ataukah kamu sudah menemukan wayang yang lebih indah dariku? aku tau itu, wayang itu sudah memilikimu. wayang itu sudah merubah hidupmu. kamu jauh lebih bahagia bersamanya. taukah kamu dalang? aku merindukanmu. aku benar-benar telah menjadi wayang yang sangat lemah. wayang yang tak memiliki tenaga untuk bergerak. aku merindukan sosokmu. seandainya aku sepertimu, bisa merasakan kebahagiaan dengan wayang barumu. sayangnya, aku tak dapat sepertimu. tidak ada seorangpun yang dapat menjadi dalang baruku. kamu dalang terhebat yang pernah ada dihidupku. aku sungguh tidak ingin kamu berhenti menjadi dalangku, berhenti memainkanku, berhenti memanjakanku, dan berhenti memilikiku. seandainya kamu tau keinginanku yang begitu banyak ini dalang. seberapa indah wayang barumu itu sampai-sampai tak sedikitpun kamu mengingatku? apa lembaran barumu bersamanya begitu mengasyikan? tak ingin kamu mencoba membuka kembali lembaran-lembaranmu bersamaku? atau kamu sudah membuang lembaran-lembaran itu? tidak taukah kamu begitu banyak kenanganku bersamamu ada disana? kenangan itu takkan pernah lepas dari memori kecilku. aku begitu mengagumimu dalang, kamu begitu sempurna untuk kumiliki dahulu. aku takkan menyesal kehilanganmu, dalang yang begitu ku cintai. tetapi aku begitu merasa bodoh, tetap merindukanmu yang jelas-jelas sedang memainkan wayang indah barumu itu. tetap menyimpan kenangan-kenanganku bersamamu yang jelas-jelas telah kau abaikan dan kau anggap sampah.kamu bosan dengan wayang sepertiku? lalu, apa kamu juga akan merasa bosan dengan wayang barumu yang begitu indah itu? beritahu aku kapan kamu akan merasakan bosan bersamanya. aku ingin bersamamu kembali dalang. aku tak ingin selamanya menjadi wayang yang lemah tidak dapat bergerak karenamu. aku tidak ingin menjadi wayang yang bodoh karena selalu teringat kenanganku bersamamu di memoriku yang telah tertata rapi.aku ingin mencoba membuka lembaran baru bersamamu seperti sekarang yang sedang kamu alami bersama wayang barumu.seandainya waktu dapat ku ulang dalang, apa kamu berfikir aku tidak akan melepasmu seperti ini jika waktu telah terulang? bukan itu yang akan aku lakukan. jika waktu terulang aku hanya ingin menikmati waktu-waktu terakhirku bersamamu dengan seribu canda-tawa, bukan dengan tetesan air mata. aku ingin menjadikan itu kenangan terindahku bersamamu dalang. kamu bertanya kenapa aku tidak mencoba untuk tidak melepasmu disaat waktu itu terulang? karena aku tau, kamu lebih merasa bahagia bersama wayang barumu. aku tak ingin menunda kebahagiaanmu. lagi-lagi aku harus merasakan kebodohan karena khayalan dapat bersamamu kembali. aku tidak tau sampai kapan aku harus merasa bodoh seperti ini. maafkan aku dalang karna aku tidak berusaha untuk melupakanmu, aku hanya tidak ingin merasakan sakit lebih dari yang sekarang aku rasakan. biarkan aku tetap hidup bersama kenangan indahku bersamamu.aku tidak akan mengganggu hidupmu bersama wayang barumu dalang, selamat berbahagia bersama mainan barumu :) semoga tidak ada air mata yang dia ciptakan untuk menetes dipipimu. aku ingin hanya ada kebahagiaan dihari-harimu. aku tidak ingin tau kalau kamu sedang bersedih disana. tetaplah tersenyum bahagia bersamanya. jangan pernah mengingatku kalau itu hanya membuatmu kehilangan senyumanmu.