hai dear :) lagi apa? udah makan siang? pasti belum mandi yaa? iya, udah biasa kamu tah. kamu pasti tau alesan aku nulis di blog ini kan? iya, krna aku pengen nepatin janji aku ke kamu. masih inget ngga? aku pernah janji ke kamu klo aku ngga bakal nulis note lagi buat kamu. ngga masalah kok. kalo nanti aku janji buat ngga nulis tentang kamu di blog aku, aku masih punya banyak cara buat nulis semua tentang kamu. tapi yang pasti aku ngga bakal pernah janji buat ngga nulis nama kamu di hati aku. cuma dengan kaya gini aku ngrasa bisa komunikasi lagi sama kamu. aku ngga peduli kamu baca ini ato engga. yang jelas aku seneng banget bisa nulis ini buat kamu. udah 2hari kita lost contact yaa? rasanya udah lama bgt. ternyata kamu ngga cuma rubah aku jadi dewasa, tp kamu udah rubah aku jadi mandiri. makasih yaa :)
flashback bentar yaa :)
dari dulu itu aku paling ngga bisa hidup tanpa cowo, kalo ngga punya pacar itu rasanya bener2 hampa banget. sehari ngga ada sms dari cowo mending hp dijual aja deh kayanya. kamu tau kan kenapa? iya, karna aku masih manja, aku masih belum bisa mandiri. tapi sekarang bener-bener udah beda banget. dan ini karna kamu. kamu yang udah berhasil rubah aku jadi cewe dewasa mandiri. 2 hari kita lost contact 2 hari juga aku ngga mau nerima sms dr siapapun. setiap ada temen cowo yg sms ngga pernah aku ladenin. rasanya aku bener2 lagi hidup sendirian. ngga punya cinta ngga punya sahabat ngga punya temen ngga punya siapa-siapa. tapi hati aku sedikitpun ngga pernah ngrasa kosong. aku selalu tenang walopun aku tau aku lagi sendiri. kamu tau kenapa? karna aku tau, ada kamu dihati aku :)
aku inget ko semua pesen kamu, aku ngga nakal, aku ngga telat maem, aku ngga banyak main, aku nurut sama bapak sama ibu, semuanya aku inget ko. tapi cuma satu yang aku belum bisa lakuin buat kamu. aku ngga bisa nahan air mata aku. nulis ini pun aku masih sambil nangis. maaf yaaa, aku udah coba tahan tapi tetep ngga bisa. AKU KANGEN BANGET SAMA KAMU. aku udah peluk boneka spongebobnya. aku juga udah peluk jaket aku yang dibawa kamu waktu itu. tapi rasa kangen nya ngga berkurang sedikitpun. jaketnya belum dicuci lho sampe skrng. ngga aku pake juga. soalnya aku takut bau parfum kamu ilang :( nt aku ngga bisa cium bau kamu lg. kita kan ngga bakal ketemu lg yaa? :(
tiap kali aku kangen sama kamu, rasanya aku cuma pengen nulis. kalo udah nulis berasa udah lega banget. sama kaya sekarang, walopun aku lagi nangis tapi aku udah ngrasa lega. ngga ada lagi beban.
kamu lagi apasi disana? kamu mikirin aku ngga? kamu kangen aku ngga? apa kamu udah lupain aku? apa malah udah punya pengganti aku? gapapa ko :) aku seneng malah. itu artinya udah ada yang jagain kamu disana. aku sadar ko, seribu kalipun aku mohon sama Tuhan buat balikin kamu, pasti Tuhan ngga akan pernah ngabulin. buktinya sekarang Tuhan udah bikin kita tambah jauh kaya gini. kamu tersiksa ngga? aku bener-bener kesiksa banget :( tapi kamu tenang aja, aku baik-baik aja ko. kan kamu udah ajarin aku buat dewasa buat mandiri.
udah dulu yaaa, cape nih nulis sambil nangis. nt kalo aku kangen lagi sama kamu pasti aku nulis surat lagi ko buat kamu :)
byeee
Rabu, 11 Juli 2012
Indah Cintaku
Ku ingin kau tahu, ku ingin kau selalu
Dekat denganmu setiap hariku
Sudahkah kau yakin untuk mencintaiku
Ku ingin hanya satu tuk selamanya
Ku tak melihat dari sisi sempurnamu
Tak peduli kelemahanmu
Yang ada aku jatuh cinta karena hatimu
Cintaku tak pernah memandang siapa kamu
Tak pernah menginginkan kamu lebih
Dari apa adanya dirimu selalu
Cintaku terasa sempurna karena hatimu
Selalu menerima kekuranganku
Sungguh indah cintaku
Sudahkah kau yakin untuk mencintaiku
Ku ingin hanya satu tuk selamanya
Ku tak (ku tak) melihat dari sisi sempurnamu
Tak peduli kelemahanmu
Yang ada aku jatuh cinta karena hatimu
Cintaku tak pernah memandang siapa kamu
Tak pernah menginginkan kamu lebih
Dari apa adanya dirimu selalu
Cintaku terasa sempurna karena hatimu
Selalu menerima kekuranganku
Sungguh indah cintaku, cintaku
Cintaku tak pernah memandang siapa kamu
Tak pernah menginginkan kamu lebih
Dari apa adanya dirimu selalu
Cintaku terasa sempurna karena hatimu
Selalu menerima kekuranganku
Sungguh indah cintaku
Sungguh indah cintaku, indah cintaku
Dekat denganmu setiap hariku
Sudahkah kau yakin untuk mencintaiku
Ku ingin hanya satu tuk selamanya
Ku tak melihat dari sisi sempurnamu
Tak peduli kelemahanmu
Yang ada aku jatuh cinta karena hatimu
Cintaku tak pernah memandang siapa kamu
Tak pernah menginginkan kamu lebih
Dari apa adanya dirimu selalu
Cintaku terasa sempurna karena hatimu
Selalu menerima kekuranganku
Sungguh indah cintaku
Sudahkah kau yakin untuk mencintaiku
Ku ingin hanya satu tuk selamanya
Ku tak (ku tak) melihat dari sisi sempurnamu
Tak peduli kelemahanmu
Yang ada aku jatuh cinta karena hatimu
Cintaku tak pernah memandang siapa kamu
Tak pernah menginginkan kamu lebih
Dari apa adanya dirimu selalu
Cintaku terasa sempurna karena hatimu
Selalu menerima kekuranganku
Sungguh indah cintaku, cintaku
Cintaku tak pernah memandang siapa kamu
Tak pernah menginginkan kamu lebih
Dari apa adanya dirimu selalu
Cintaku terasa sempurna karena hatimu
Selalu menerima kekuranganku
Sungguh indah cintaku
Sungguh indah cintaku, indah cintaku
Perpisahan
Tuhan, aku tau disetiap pertemuan pasti ada sebuah perpisahan. apa ini perpisahan yang engkau maksud? ini terlalu cepat untukku Tuhan. aku tak begitu menginginkan adanya perpisahan. semua orang pun pasti tak ada yang menginginkan sebuah perpisahan. lalu, mengapa kau adakan sebuah perpisahan itu Tuhan? apa rencanaMu dibalik semua itu? aku tau, aku terlalu egois menanyakan segala hal yang mungkin belum saatnya aku untuk mengetahuinya. tapi Tuhan, aku begitu tersiksa dengan adanya perpisahan ini.
waktu yang engkau berikan untukku bersamanya itu terlalu singkat Tuhan. sungguh... aku menginginkan kau berikan waktu yang cukup lama untukku menikmati hari-hariku bersamanya. aku sangat menyayanginya Tuhan. apa menurutMu dia begitu tak sempurna sehingga kau tak izinkan aku bersamanya? aku telah belajar mencintainya karna kekurangan nya Tuhan, bukan karna kelebihan nya. aku menerima dia dengan apa adanya Tuhan. lalu mengapa kau tetap mengadakan perpisahan diantara aku dan dia? apa karna kau telah menyiapkan seseorang yang lebih menyayangiku darinya Tuhan? kalo boleh aku memilih, aku akan tetap memilihnya Tuhan. tapi aku sadar, perpisahan itu sudah terjadi dan aku takkan bisa memilihnya.
Tuhan, apabila dia kau ciptakan bukan untukku bawalah dia pergi jauh dari fikiranku Tuhan. aku takkan sanggup memikirkannya di setiap detikku menitku jamku hariku bahkan minggu-mingguku yang akan kulalui sendiri Tuhan. ajari aku untuk melupakannya. apabila kau sudah menyiapkan seseorang yang lebih pantas dariku untuk menjaganya, percepatkanlah waktunya Tuhan. agar dia tak merasakan kesendirian seperti yang aku rasakan sekarang ini. jagalah dia seperti engkau menjagaku Tuhan. berikan kebahagiaan yang lebih dari yang engkau berikan untukku. karna lengkungan senyum di wajahnya sudah cukup memberikan titik kebahagiaan untukku.
aku tak mau lagi banyak bertanya Tuhan. karena dia aku bisa berfikir dewasa. karena dia aku bisa menjalani hariku tanpa sifat kekanak-kanakanku lagi. sehingga skrng aku mengerti Tuhan. aku dan dia tak mungkin bersatu. ada seseorang yang lebih pantas untuknya dan ada seseorang pula yang lebih pantas untukku. aku percaya dengan rencanaMu Tuhan.
tetapi, apabila masih ada satu lubang yang tersisa agar aku bisa menjalani hari-hariku bersamanya, mudahkanlah jalanku Tuhan untuk bisa bersamanya kembali. dan biarkan aku dan dia menjalani hari-hari indah yang kau buat ini dengan penuh kebahagiaan. jangan ada lagi pertengkaran dan ketidakcocokan diantara aku dan dia Tuhan. ajarkan kepadaku dan kepadanya bagaimana cara untuk mengerti Tuhan, supaya aku dapat mengerti apa yang dia inginkan, dan dia dapat mengerti apa yang aku inginkan. hilangkan keegoisanku dan keegoisannya Tuhan. dan jangan ada lagi perpisahan diantara aku dan dia.
aku takkan memaksaMu Tuhan. aku percaya, dengan atau tanpanya aku dapat menjalani hariku dengan penuh keceriaan :)
waktu yang engkau berikan untukku bersamanya itu terlalu singkat Tuhan. sungguh... aku menginginkan kau berikan waktu yang cukup lama untukku menikmati hari-hariku bersamanya. aku sangat menyayanginya Tuhan. apa menurutMu dia begitu tak sempurna sehingga kau tak izinkan aku bersamanya? aku telah belajar mencintainya karna kekurangan nya Tuhan, bukan karna kelebihan nya. aku menerima dia dengan apa adanya Tuhan. lalu mengapa kau tetap mengadakan perpisahan diantara aku dan dia? apa karna kau telah menyiapkan seseorang yang lebih menyayangiku darinya Tuhan? kalo boleh aku memilih, aku akan tetap memilihnya Tuhan. tapi aku sadar, perpisahan itu sudah terjadi dan aku takkan bisa memilihnya.
Tuhan, apabila dia kau ciptakan bukan untukku bawalah dia pergi jauh dari fikiranku Tuhan. aku takkan sanggup memikirkannya di setiap detikku menitku jamku hariku bahkan minggu-mingguku yang akan kulalui sendiri Tuhan. ajari aku untuk melupakannya. apabila kau sudah menyiapkan seseorang yang lebih pantas dariku untuk menjaganya, percepatkanlah waktunya Tuhan. agar dia tak merasakan kesendirian seperti yang aku rasakan sekarang ini. jagalah dia seperti engkau menjagaku Tuhan. berikan kebahagiaan yang lebih dari yang engkau berikan untukku. karna lengkungan senyum di wajahnya sudah cukup memberikan titik kebahagiaan untukku.
aku tak mau lagi banyak bertanya Tuhan. karena dia aku bisa berfikir dewasa. karena dia aku bisa menjalani hariku tanpa sifat kekanak-kanakanku lagi. sehingga skrng aku mengerti Tuhan. aku dan dia tak mungkin bersatu. ada seseorang yang lebih pantas untuknya dan ada seseorang pula yang lebih pantas untukku. aku percaya dengan rencanaMu Tuhan.
tetapi, apabila masih ada satu lubang yang tersisa agar aku bisa menjalani hari-hariku bersamanya, mudahkanlah jalanku Tuhan untuk bisa bersamanya kembali. dan biarkan aku dan dia menjalani hari-hari indah yang kau buat ini dengan penuh kebahagiaan. jangan ada lagi pertengkaran dan ketidakcocokan diantara aku dan dia Tuhan. ajarkan kepadaku dan kepadanya bagaimana cara untuk mengerti Tuhan, supaya aku dapat mengerti apa yang dia inginkan, dan dia dapat mengerti apa yang aku inginkan. hilangkan keegoisanku dan keegoisannya Tuhan. dan jangan ada lagi perpisahan diantara aku dan dia.
aku takkan memaksaMu Tuhan. aku percaya, dengan atau tanpanya aku dapat menjalani hariku dengan penuh keceriaan :)
Langganan:
Komentar (Atom)