Tuhan, aku tau disetiap pertemuan pasti ada sebuah perpisahan. apa ini perpisahan yang engkau maksud? ini terlalu cepat untukku Tuhan. aku tak begitu menginginkan adanya perpisahan. semua orang pun pasti tak ada yang menginginkan sebuah perpisahan. lalu, mengapa kau adakan sebuah perpisahan itu Tuhan? apa rencanaMu dibalik semua itu? aku tau, aku terlalu egois menanyakan segala hal yang mungkin belum saatnya aku untuk mengetahuinya. tapi Tuhan, aku begitu tersiksa dengan adanya perpisahan ini.
waktu yang engkau berikan untukku bersamanya itu terlalu singkat Tuhan. sungguh... aku menginginkan kau berikan waktu yang cukup lama untukku menikmati hari-hariku bersamanya. aku sangat menyayanginya Tuhan. apa menurutMu dia begitu tak sempurna sehingga kau tak izinkan aku bersamanya? aku telah belajar mencintainya karna kekurangan nya Tuhan, bukan karna kelebihan nya. aku menerima dia dengan apa adanya Tuhan. lalu mengapa kau tetap mengadakan perpisahan diantara aku dan dia? apa karna kau telah menyiapkan seseorang yang lebih menyayangiku darinya Tuhan? kalo boleh aku memilih, aku akan tetap memilihnya Tuhan. tapi aku sadar, perpisahan itu sudah terjadi dan aku takkan bisa memilihnya.
Tuhan, apabila dia kau ciptakan bukan untukku bawalah dia pergi jauh dari fikiranku Tuhan. aku takkan sanggup memikirkannya di setiap detikku menitku jamku hariku bahkan minggu-mingguku yang akan kulalui sendiri Tuhan. ajari aku untuk melupakannya. apabila kau sudah menyiapkan seseorang yang lebih pantas dariku untuk menjaganya, percepatkanlah waktunya Tuhan. agar dia tak merasakan kesendirian seperti yang aku rasakan sekarang ini. jagalah dia seperti engkau menjagaku Tuhan. berikan kebahagiaan yang lebih dari yang engkau berikan untukku. karna lengkungan senyum di wajahnya sudah cukup memberikan titik kebahagiaan untukku.
aku tak mau lagi banyak bertanya Tuhan. karena dia aku bisa berfikir dewasa. karena dia aku bisa menjalani hariku tanpa sifat kekanak-kanakanku lagi. sehingga skrng aku mengerti Tuhan. aku dan dia tak mungkin bersatu. ada seseorang yang lebih pantas untuknya dan ada seseorang pula yang lebih pantas untukku. aku percaya dengan rencanaMu Tuhan.
tetapi, apabila masih ada satu lubang yang tersisa agar aku bisa menjalani hari-hariku bersamanya, mudahkanlah jalanku Tuhan untuk bisa bersamanya kembali. dan biarkan aku dan dia menjalani hari-hari indah yang kau buat ini dengan penuh kebahagiaan. jangan ada lagi pertengkaran dan ketidakcocokan diantara aku dan dia Tuhan. ajarkan kepadaku dan kepadanya bagaimana cara untuk mengerti Tuhan, supaya aku dapat mengerti apa yang dia inginkan, dan dia dapat mengerti apa yang aku inginkan. hilangkan keegoisanku dan keegoisannya Tuhan. dan jangan ada lagi perpisahan diantara aku dan dia.
aku takkan memaksaMu Tuhan. aku percaya, dengan atau tanpanya aku dapat menjalani hariku dengan penuh keceriaan :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar